Untuk Mu

I

Sepi...
Ternyata semuanya sudah berbeda
Tak seperti dulu lagi
Tak ada tawa yang lepas lagi

Aku belajar memahami semua ini
Kamu tahu? ini sulit!
Aku selalu meminta bantuan kepada Tuhan, 
Karena aku tahu aku hanya makhluk tak berdaya

Sesekali aku merasa bingung,
Aku terus berusaha dan berdoa agar mengerti
Sesekali aku merasa sedih,
air mata mudah mengalir di pipiku

Aku tahu, cangkang pasti akan lepas dari kulitnya,
Daun pasti akan berjatuhan pada saatnya
Matahari dan bulan pasti akan terbenam
Air akan terus mengalir 

Segala sesuatu pasti berubah
Tak selamanya sama 
Bagaimana aku bisa menerimanya? 
Aku tak mau dicap sebagai orang yang cengeng

Lalu, untuk apa aku masih menangis?
Tidak akan merubah keadaan!
Semua hal indah tergantung bagaimana kita menilai
Aku ingin sekali jadi orang bijak

Maka, Aku ingin segala sesuatu yang kubuat
Hanya untuk Tuhan semata
Aku tidak ingin ada yang lain,
hanya untuk Dia

Kamu tidak boleh menjadi 'sebab'
Bukan hanya kamu
Tapi kalian.
Jangan pernah jadi 'sebab' ku untuk melakukan sebuah perubahan

II

Kelak semua akan menyadari
Bagaimana arti dari sebuah kebersamaan
Kelak semua akan mengerti
Bagaimana arti dari kehilangan

Kelak siapapun akan belajar,
Bagaimana arti menjaga satu sama lain,
Sampai detik mereka kesepian,
Hanya Tuhan yang dapat dijadikan sandaran.

Cuma catatan

Assalamualaikum, wr. wb.

Sebelumnya, mohon maaf lahir batin ya semuaaa dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan~

Jadi gini, ceritanya dimulai sejak hari ini gue dan amatir (sekumpulan sahabat gue isinya ica, teh neti dan della) lagi buka puasa bersama di Warung Steak daerah Lodaya Bandung. Alhamdulillah banget masih dikasih kesempatan di bulan suci ini untuk buka puasa bersama semuanya.. Btw, back to the point, pada saat ditengah-tengah lagi makan, tiba-tiba speaker musik mengeluarkan lagu Rasulullah. Buat para santri atau yang suka tagonian(?) pasti udah gak asing kan sama lagu itu dan termasuk gue.
Tiba-tiba teh neti nyeletuk "Beuh lagu na flashback" emang bener flashback sih, jadi sebenarnya gue ini pernah jadi vocalist grup tagonian waktu gue masih suka ngaji di masjid (kalian pasti gak percaya -_-) wkwkwk terserahlah, tapi itu fakta cuy.. dan salah satu lagu yang pernah gue nyanyiin judulnya Rasulullah.

Setelah itu, gue langsung nyanyi-nyanyi sepanjang perjalanan pulang kerumah sampe si ica bosen ngedenger suara gue. haha. Gapapa lah yaa...
Kira-kira begini nih liriknya :

( 1 )
Rasulullah dalam mengenangmu
Kami susuli lembaran sirahmu
Pahit getir pengorbananmu
Membawa cahaya kebenaran

Engkau taburkan pengorbananmu
Untuk umatmu yang tercinta
Biar terpaksa tempuh derita
Cekalnya hatimu menempuh ranjaunya

( korus )
Tak terjangkau tinggi pekertimu
Tidak tergambar indahnya akhlakmu
Tidak terbalas segala jasamu
Sesungguhnya engkau rasul mulia
Tabahnya hatimu menempuh dugaan
Mengajar erti kesabaran
Menjulang panji kemenangan
Terukir namamu di dalam Al-Quran

Rasulullah kami umatmu
Walau tak pernah melihat wajahmu
Kami cuba mengingatimu
Dan kami cuba mengamal sunnahmu

Kami sambung perjuanganmu
Walau kita tak pernah bersua
Tapi kami tak pernah kecewa
Allah dan rasul sebagai pembela

( ulang korus & 1 )

Udah sih cuma mau cerita itu doang hehehe 

See you 

Wassalam

Ailee - Tears Stole The Heart (Translation Lyrics)

One person appeared, the one that I’m not suppose to love
I can’t, I can’t, I tried to get away many times
I made that person cry, by my really bad infatuation
If the tears steal my heart and disappear
Seems like it will come closer
I believe that I love you, you’re making me insane
I believe that I love you, my unsteady love
I only stared even when I’m in pain like I’m going to die
Because I fear you would hide if I get closer
One day, that one day we saw each other for the first time
Suddenly, I can’t breathe, my memory
Is all gone
I believe that I love you, you’re making me insane
I believe that I love you, my unsteady love
I only stared even when I’m in pain like I’m going to die
Because I fear you would hide if I get closer
Even now isn’t it, I can feel you shifting
Mm~ my heart knows you, you are my love
I believe that I love you, you’re making me insane
I believe that I love you, my unsteady love
I only stared even when I’m in pain like I’m going to die
Because I fear you would hide if I get closer
If the tears know my heart mm~


Taken from : 
Read more: http://www.kpoplyrics.net/ailee-tears-stole-heart-lyrics-english-romanized.html#ixzz3d04rUn98 
Follow us: @kpoplyrics_net on Twitter | kpoplyricsnet on Facebook

Dua puluh empat

Aku masih ingat detik itu, 
Ketika kau bilang cinta padaku, 
Memang bukan pada dua puluh empat,
Aku lupa kapan

Yang pasti dua puluh empat adalah,
Dimana kita memulai satu titik,
Menuju perjalanan hanya berdua,
Ya, Saat itu yang kurasa kita hanya berdua

Saat itu kita tersenyum berdua, 
Saat itu juga, pertama kali kau menggenggam tanganku,
Lalu,
Setahun kemudian,

Sehari

Hai. 
Terakhir bertemu denganmu, 
Baru saja aku melihat pergantian malam dan siang,
masing masing satu kali

2043 In July 14

2043
23 July 2014


Semalam baru saja aku menangis dibuatmu
Lalu esoknya, tidak, hari ini maksudku, 
Kau menggoreskan tawa di bibirku 
Rasanya, ini tidak adil

.

Assalamualaikum,

Hai..
kali ini gue mau curhat #lagilagi ._.v
curhat tentang hobi gue yang mulai gua sukai dari sejak smp kali yah, soalnya sd gak gini gini amat/?
Jadi gini, gue itu orangnya suka baca buku, tapi ya suka pilih2/? kalo buku yang gak membuat gue tertarik bacanya, ya gak gue baca/? atau di pending bacanya. ada gak ya yg kyk gue? hehhe
Entah kenapa gue jadi hobi baca, gue juga aneh/? ya hobi itu bermula waktu smp.
Setelah umur segini/? #IYKWIM i'm realized with my own mind that kalo dipikir-pikir gue mungkin kebawaan waktu ibu gue lagi hamil gue.

Jadi gini nih ceritanya,
Dulu, ada yang bilang, entah ibu atau sodara gue, saat gue sedang berada dalam rahim ibu gue, ibu gue sering banget baca tabloid nova, jadi nama gue novi, terus pas juga gue lahir bulan november. gitu,
terus emang sih, saat gue masih kanak-kanak/? gue juga masih sering lihat ibu baca tabloid nova, setelah gue beranjak SD, ibu kadang suka beliin majalah bobo (kadang ya) dan sebelum tidur, gue pasti dibacain cerita komik yang biasanya ada di belakang majalah bobo (yang dulu suka beli pasti tau) dulu sih gue seringnya di bacain cerita power puff girls, jadi sempet juga dulu suka sama mereka hahaha.
Setelah gue pindah ke Bandung juga ada kejadian yang bikin gue gak lupa sampe sekarang, saat itu adik gue yang pertama udah lahir dan pada hari itu dia lagi sakit, gue pengen beli majalah bobo (hari itu pengen banget) alhasil karena swalayan letaknya jauh dari rumah mess ayah gue, gue minta ibu gue buat nganterin gue ke swalayan, dia nganter jalan kaki sama gue sambil gendong adik gue yang lagi sakit. Setelah beli majalah, di jalan pulang adik gue gak bergerak, disitu ibu panik dan kita (ibu sama gue) langsung lari ke rumah, adik gue beneran gak gerak, gue juga panik, ibu jadi nyalahin gue juga karena gue kekeuh pengen di anterin ke swalayan padahal matahari emang cukup terik banget. Ibu akhirnya nelfon ayah yang lagi kerja dan nyuruh pulang, alhamdulillah adik gue gak kenapa2 akhirnya dia sadar..
Itu cerita gue beli majalah(?) sampe segitunya yah? -_-
gak ngerti gue juga sampe kyk gitu,
dan sekarang, gue juga masih hobi baca, tapi gak sesering tahun 2012 dulu gue sering banget baca novel, mungkin skrg karena ada internet di rumah, jadi lebih sering browsing, ya sesekali baca juga, kalo banyak baca mungkin lagi ditugasin baca novel mata kuliah sastra wkwkwk

okedeh, segitu curhat geje gue kali ini.

wassalam,
 
Hirena's Journey Blog Design by Ipietoon