Pengalaman ditolak dan diterima di organisasi (English)

Assalamualaikum wr. wb.

Good morning everybody~

Happy sunday.

Today I wanna tell you something. Not a long story. But I'm very grateful for it.

So, couple months ago, I was preparing to join a community in my city (Bandung). The community is about learning languages. Several languages. Before I registered to the community, I attend the little seminar about introduction to this community. The speakers spoke about the benefits we got if we joined the community.

Dear Ibu....

Ibu....

Ibu memang bukan orang yang memberi ku banyak pelajaran-pelajaran agama ataupun pelajaran ilmiah lainnya,

Bahkan, kita tidak banyak bercerita... Aku tidak banyak menceritakan apa-apa kepada ibu.

Tapi ibuku memang ibu yang hebat.

Mungkin memang ibu tidak memberiku pelajaran agama ataupun pelajaran lainnya, tapi aku mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari ibu..namanya kasih sayang.

Sejak kecil, ibuku selalu mengingatkan anak-anaknya untuk sholat, walaupun ibu tidak pernah mengajarkan kami doa-doa sholat. Tidak pernah mengajarkan ilmu membaca Qur'an. Tapi ibu akan sangat marah jika anak-anaknya tidak pergi mengaji ke masjid. Atau ibu akan marah jika aku tidak belajar. Ibu selalu menyuruhku untuk belajar dan belajar. Biar jadi orang yang sukses.

Setiap pagi, setiap subuh, ibu selalu membangunkanku dari sejak aku masih kecil. Hingga sekarang, aku merasakan efeknya, aku sudah bisa bangun subuh tanpa ibu bangunkan.

Ibuku memiliki profesi yang sangat mulia. Ibuku mengurus rumah tangga. Tidak ada profesi lain yang dijalankan ibu. Setiap sehabis sholat, ibu ke warung lalu masak untuk makan kami.

Pengalaman Kuliah di UIN

Assalamualaikum wr.wb.

Heheh how are you guys?

kali ini aku mau berbagi cerita tentang pengalamanku kuliah di UIN Sunan Gunung Djati Bandung atau sering disingkat jadi UIN SGD BDG UIN sagede Bandung #gakdeng .

Aku ceritakan dari awal aku kuliah aja ya. Mungkin ada beberapa part yang aku lupa maklum ajalah ya namanya manusia. Daripada banyak cingcong langsung aja ke point nya yesss.

Awal masuk UIN SGD karena aku lolos ujian SBMPTN tahun 2013 lalu. Dulu sih namanya SBMPTN ya gatau kalo sekarang namanya apa. Hehehe.

Kenapa aku pilih UIN Bandung? First, aku gak boleh kuliah di luar Bandung. Second, aku pernah ikutan SNMPTN tapi kurang beruntung. Konon, universitas yg udah kita masukin pas daftar SNMPTN ga bakal ngelolosin kita di SBMPTN #katanya ya ga tau kalo benernya gimana. Wkwkwkwk. Third, UIN Bandung itu jurusan Sastra Inggrisnya bagus kalo menurut passing grade. Btw, aku dapat info passing grade dari temenku yg pacarnya guru GO. Dulu aku lihat di UIN Bandung itu jurusan IPA passing grade tertingginya ada di Teknik Informatika, sedangkan IPS nya passing grade tertinggi ada di Sastra Inggris. So, I think it will be worth it lah.

Setelah masuk SBMPTN aku mulai daftar ulang untuk yg lolos SBMPTN. Setelah beres daftar ulang dll, selanjutnya ada OSPEK universitas yg namanya OPAK kalo gasalah ya. Gue lupa lagi wkwkwk. Pokoknya OPAK itu cuma 3 harian di bulan Agustus akhir. Selama OPAK berlangsung, gw numpang nginep di kosan temen baru namanya Mvi, makasih ya vi waktu itu udah menopang gw wkwkwkwk.

Grateful

Assalamualaikum wr.wb.

Selamat pagi para readers (ye kayak ada yg baca ae) wkwkwkwk

Kali ini aku mau curhat. Sebenernya ga tau ini penting atau engga. Tapi aku cuma mau share aja satu hal yang sering kita lupakan dalam hidup karena terlalu banyak menghitung hal-hal yang tidak menyenangkan.

Grace.

Berkah, itu yang sering kita lupakan. Hari ini aku merasa tertampar right on my face. Sebenernya dari beberapa hari sebelumnya juga sih wkwkwkwk.

Aku beberapa hari ini ngerasa mengeluh mulu. Mengeluh atas sesuatu yang aku gak mau terima. Nangis. Ya, ga di depan orang banyak sih. wkwkwkwk. Pokoknya rasanya kemarin-kemarin gue tuh ngeluh mulu aja. Padahal masih banyak hal hal yang bisa gw syukuri. Masih bisa bernafas, masih bisa berjalan, masih bisa makan, masih bisa tidur enak, hidup di negara yang sudah merdeka. Masih bisa melihat dengan jelas. Alhamdulillah.

My Reading List August 2018

Hello everyone,

Here, I'm gonna show you some books that I've been reading lately but haven't finished it yet since I don't have so much time and sometimes I read them at once (not effective).

So, the books are:
1. Mengenang Hidup Orang Lain - Ajip Rosidi
2. Lapis-lapis keberkahan - Salim A Fillah
3. Slavia - Soebagio
4. Cantik Dalam Perspektif Islam - Pustaka Imam As-Syafi'i
5. Islam Tuhan Islam Manusia - Haidar Bagir
6. Bumi Manusia - Pramoedya Ananta Toer
7. Anak Semua Bangsa - Pramoedya Ananta Toer
8. Persaudaraan Agama-Agama - Waryono Abdul Ghofur
9. Baca Ini Kamu Pasti Kuliah Ke Luar Negeri - JKLN
10. Khazanah Aswaja - PWNU Jawa Timur
11. Shalihah Itu Cantik - Tinta Medina

Whoaaaaa. That's a lot. Actually, I still have some books (ebook) to read but I'm currently reading 101 Essays That Will Change The Way You Think.

Here are the physical books(?)


So, Idk if times bring me to be a bad habit person at reading. Bcz I spend more times at scrolling my ig feeds instead of reading the book. So sad.

Several books were bought when I came to a bazaar. For example that Slavia and Mengenang Hidup Orang Lain. The price is 10k/each if I'm not mistaken.

So, yeah, those are the books that I currently read for now.

I hope I can finish them as soon as possible. So that I won't feel guilty for buying them.

I bought them because I love their content when I saw them somewhere.

Ok, That is all for today,

I hope I can share what I'll reading next time.

See you

Ayah, sekarang aku merasakannya...

Assalamualaikum wr.wb.

Hi guys!
In this opportunity, I just wanna share my thoughts about having a job.

Jadi, sebenernya apa hubungannya judul artikel ini dengan memiliki sebuah pekerjaan? Tentu ada hubungannya.

Ayah ku adalah seorang pekerja. Sekarang aku sedang bekerja. Aku bisa merasakan apa yang ayah rasakan sekarang.

Kerja itu... saat kamu lagi sedih, emosi mu ingin dikeluarkan dan meronta-ronta, kamu harus bisa menahannya agar kau tetap professional.
Kerja itu... saat badan kamu sakit atau memang kamu sedang sakit, tapi terpaksa harus masuk kerja mau tidak mau karena takut jika sehari tidak kerja, nanti bos bisa marah.

Sekarang aku mengerti.
Ayah, betapa mulianya engkau.
Memikul banyak beban hidup untuk membiayai semua, apa-apa yang aku dan adik, ibu, butuhkan.

Belum pernah ku mendengarmu lelah karena engkau bekerja begitu keras.
Belum pernah ku mendengarmu mengeluh.

Aku baru merasakannya,
Saat badan sakit namun terpaksa masuk kerja.
Aku mengeluh capek.
Aku mengeluarkan semua keluh kesahku

Padahal tidak seharusnya aku melakukan itu.

Anggap saja ini hidup
Perjalanannya memang seperti ini
Mungkin butuh beberapa waktu untuk bisa benar-benar menikmati ini semua

Ya kan?

Udah sih
segitu aja dulu curhatnya wkwkwkwk

wassalam

Tentang Ilmu Sastra

Assalamualaikum

Hi... I'm back.

So, in this post, I just wanna share my experience when I was in college.

Langsung aja ya, tanpa basa basi wkwkwkwk.

Ya kalian semua tau kan, gue dulu kuliah ambil jurusan Sastra Inggris. Jadi di jurusan Sasing itu ada 2 konsentrasi (waktu zaman gue kuliah) wkwkwkwk. Konsentrasinya Linguistics (ilmu bahasa) dan Literature (ilmu sastra). Dulu mungkin sekitar semester 5 lah, udah mulai pemilihan konsentrasi. Disini milih konsentrasi berarti kalo kita pilih linguistik, kita gak bakal lagi belajar sastra untuk beberapa semester kedepan, begitupun sebaliknya. Sedangkan dari awal semester 1 kita diajarkan keduanya. Dulu gue mantapkan hati gue langsung ke linguistik karena menurut gue, konsentrasi itulah yang paling ilmiah wkwkwkwk. Maksudnya linguistik tuh udah jelas rumusnya udah ada lah.

Nah, kenapa gue gak milih sastra? Dulu gue tuh bingung mau masuk konsentrasi sastra karena setiap matkul sastra gue tuh bingung wkwkwkwk. Jadi matkul sastra kebanyakan kita menafsirkan atau mengkritisi suatu karya sastra. Disana anak-anak kelas punya pendapat yang berbeda2. Dan disana tentunya ada dosen yang menjadi pembenar. Tapi.... gue gak pernah denger dosen sastra menyalahkan pendapat2 kami. Jadi semua pendapat dan kritik bisa saja benar. Disitu gue bingung, kalo semua bener, lahh terus yang salah yang mana? hahaha. Jadi kita ga boleh menyalahkan pendapat orang lain dan dengan gamblangnya bilang kalo pendapat mereka salah. Karena semua pendapat bisa saja benar dan ada kebenarannya. Bingung kan lu? wkwkwkwk

Dan...kebingungan gue ini terjawab kemarin, saat gue baca buku 101 Essays That Will Change The Way You Think karya Brianna Wiest. Jadi jawaban dari kebingungan gue, gue temukan di buku ini pada chapter 16 SIGNS of a SOCIALLY INTELLIGENT PERSON (16 Tanda-tanda dari orang yang memiliki kecerdasan sosial.) Disitu sudah jelas banget ya, intelligent which is bener2 pinter sih kalo menurut gue. Lebih pinter dari clever wkwkwkwk. Begini kutipannya:

Insyaa Allah atau In Shaa Allah?

Hi guys,

Good morning.

Selamat menikmati kopi pagi tapi ini udah siang.

Akhir-akhir ini banyak banget perdebatan penyebutan kata "Insyaa Allah dan In Shaa Allah."

Jadi, awalnya dari broadcast apa gitu. Tentang penyebutan Insyaa Allah yang benar. Pas aku liat, ribet banget wkwkwkwk. Sebenernya mau Insyaa Allah atau In Shaa Allah dua2nya bener2 aja. Di KBBI bahkan udah ada kata "InsyaAllah" kalo ga percaya cari sendiri.

Banyak yg mikir, kalo beda kata, nanti beda arti. Mungkin kalo salah penyebutan kali ya kalo beda arti. Sedangkan kita ada di Indonesia. Kata-katanya pun ditulis pakai bahasa Indonesia. Biasanya kata-kata sesuai dengan ejaan tulisan Arabnya. Jadi aku lebih setuju sama Insyaa Allah. Sya ya bukan Sa.

Sejak banyak ustad-ustadz medsos berkeliaran, semua ilmu agama berasa jadi banyak yang salah. Sampe2 penulisan Insyaa Allah aja dipermasalahin. Padahal dibacanya memang Insyaa Allah.

Ribet ya wkwkwkwk.

Ibarat gini deh, kalo di barat, orang lebih kenal nama Jesus daripada Yesus. Itu semua sebenernya merujuk kepada hal yang sama. Ga usah dipermasalahin lah perbedaan bahasa seperti itu. Jika sekiranya menulis insyaa Allah saja dipermasalahkan, lebih baik tulis saja pakai huruf arab nya langsung jangan pakai latin.

Gitu aja kok repot?

My Childhood Foods

Hi guys!

Long time no talk. Anyway, I apologize to all of you who get notification from my blog post. Idk, I'm not supposed to share my blog posts to google +, but yesterday I got a chat from a friend of mine. She sent me a screenshot picture about her google + notification. Actually, that was my last post before this. The notification said "Novi Hirena shared a post with you." I just wanted to laugh at first since I never meant to share anything to anyone. That was probably a setting in this blogpost that automatically connected to the google +. I will repair it as soon as possible and of course if I don't forget this. LOL

Hmmm... So long explanation tho.

Evanesence My Immortal Lyrics and Translation Bahasa Indonesia

I'm so tired of being here
Suppressed by all my childish fears
And if you have to leave
I wish that you would just leave
'Cause your presence still lingers here
And it won't leave me alone
Aku sangat lelah berada disini
Tertekan dengan semua ketakukan ku yang kekanak-anakan
Dan jika kau harus pergi
Aku harap kau pergi saja
Karena kehadiranmu masih tertinggal disini
Dan ini tidak akan meninggalkanku sendiri
These wounds won't seem to heal, this pain is just too real
There's just too much that time cannot erase
Luka-luka ini tidak akan pulih, sakitnya teramat sangat
Terlalu banyak hal yang bahkan tidak bisa terhapus oleh waktu

Arigatou - Ikimono Gakari

Arigatou (ありがとう)

“ありがとう”って伝えたくて あなたを見つめるけど
繋がれた右手は 誰よりも優しく ほら この声を受けとめている

まぶしい朝に 苦笑いしてさ あなたが窓を開ける
舞い込んで未来が 始まりを教えて またいつもの街へ出かけるよ
でこぼこなまま 積み上げてきた ふたりの淡い日々は
こぼれたひかりを 大事にあつめて いま輝いているんだ

“あなたの夢”がいつからか “ふたりの夢”に変わっていた
今日だって いつか 大切な 瞬間(おもいで)
あおぞらも 泣き空も 晴れわたるように

“ありがとう”って伝えたくて あなたを見つめるけど
繋がれた右手が まっすぐな想いを 不器用に伝えている
いつまでも ただ いつまでも あなたと笑っていたいから
信じたこの道を 確かめていくように 今 ゆっくりと 歩いていこう

ケンカした日も 泣きあった日も それぞれ彩(いろ)咲かせて
真っ白なこころに 描かれた未来を まだ書き足していくんだ

誰かのために生きること 誰かの愛を受け入れること
そうやって いまを ちょっとずつ 重ねて
喜びも 悲しみも 分かち合えるように

思いあうことに幸せを あなたと見つけていけたら
ありふれたことさえ 輝きをいだくよ ほら その声に 寄り添っていく

“あいしてる”って伝えたくて あなたに伝えたくて
かけがえのない手を あなたとのこれからを わたしは 信じているから
“ありがとう”って言葉をいま あなたに伝えるから
繋がれた右手は 誰よりも優しく ほら この声を受けとめている

English Translation

I stare at you, so I can say "Thank you"
But your joined right hand takes in my voice, gentler than anyone else
 
You open the window, grimacing at the bright morning
As the future falls in telling us of the start, we head off to the same old town
Our heaped-up days that are still uneven and faint
Shine their way right now, raking in the spilled lights carefully
 
"Your dream" has become "Our dream" before I knew it
Even today will be a precious memory at some point
As the blue sky and the crying sky are getting clear
 
I stare at you, so I can say "Thank you"
But your joined right hand lubberly tells me about your straight feeling
Because I want to be laughing with you forever and ever
So let's slowly walk down the road that we once believed in
 
The days we fought, the days we cried, blooming in their own colors
I'll keep adding some to the future portrayed on my pure-white heart
 
To live for somebody's sake, to take in somebody's love,
by doing so, like stacking up the pieces of the moment,
in the end we'll be able to share both joy and sorrow between us
 
If we can find out the happiness in thinking of each other
See, even cheesy things bear the brilliance, cuddling up to your voice
 
I want to say "Thank you" or that's all I want to,
because I believe in the story of us, your hand tightly joined with mine
So I will say "Thank you" right now
Your joined right hand takes in my voice, gentler than anyone else


Taken from: https://lyricstranslate.com/en/arigatou-%E3%81%82%E3%82%8A%E3%81%8C%E3%81%A8%E3%81%86-thank-you.html-1

What Goes Around Comes Around (1)

Assalamualaikum wr.wb.

Kali ini aku mau share tentang agama lagi. Kayaknya persoalan yang gak bakal ada habisnya wkwkwkwk. Maaf bukan maksud menyinggung salah satu pihak, aku disini netral. Hanya ingin saling mengingatkan sebagai sesama makhluk Tuhan.

Awalnya aku diam, tapi sekarang aku ingin buka suara. Tentang cara berdakwah kalian yang lebih mirip sebuah hinaan terhadap orang lain.

Akhir-akhir ini banyak banget orang yang merasa dirinya sedang dikucilkan. Kau tahu, orang-orang itu adalah perempuan yang mungkin sudah sempurna menutup semua auratnya. Tidak pernah memakai baju ketat lagi. Mereka dikucilkan karena kasus teroris bom yang rata-rata pelakunya memakai cadar, sama seperti mereka berpakaian. Hanya saja, para teroris itu tidak punya agama. 

Sekarang, seolah semua yg pakai cadar itu teroris dimata orang-orang awam. Padahal mereka hanya mencoba mematuhi syariat agamanya. Walaupun cadar itu tidak wajib.

Tapi, kebanyakan orang yang memakai pakaian seperti itu, tidak jarang aku temukan salah satu dari mereka merasa dirinya suci. Beberapa sering berdakwah dengan cara menyindir perempuan yang berbeda dengan mereka (cara berpakaiannya). Aku tahu, maksud mereka mungkin ingin mengajak yang lainnya menutup aurat sama seperti mereka. Tapi, caranya salah. 

Mereka mengambil hadits tentang orang yang berpakaian ketat bagaikan telanjang atau bahkan pelacur. Iya, mereka berdakwah seperti itu. Aku rasa itu bukanlah dakwah yang tepat. Itu lebih ke sebuah penghinaan untuk mereka yang belum berjilbab atau bahkan bercadar seperti mereka. Kalau pun mau berdakwah, kamu bisa bilang "Kenapa belum berkerudung? apa kamu tidak takut nanti ayah mu terseret ke dalam api neraka karena anaknya tidak menutup auratnya?" Itu bahasa yang lebih tepat untuk mengajak seorang menjadi lebih baik (seperti kamu yang merasa sudah baik). Beberapa aku pernah membaca mereka berbicara seolah-olah yang belum berkerudung itu tidak waras alias gila. Bukan cara yang seperti itu, sahabat. Kalian salah dalam berdakwah. Menasihati tidak harus menghina seperti itu.

Agama Apa Yang Mereka Anut?

Assalamualaikum, wr. wb.

Dear my fellow friends, I sent my deep condolence to the victims and their family in the event that was happened in Surabaya.

Berbicara tentang Teror.

Ini bukanlah topic yang aku biasa bahas di sini. Namun, aku ingin sekali membahasnya karena kejadian bom bunuh diri yang terjadi beberapa hari yang lalu di Surabaya dan Sidoardjo.

Aku bener-bener gak ngerti. Aku bener-bener gak faham agama apa yang dianut oleh para teroris. Selama ini, aku bener-bener benci para teroris yang menyalah gunakan agama ku. Islam.

Bener ya, sepertinya, teroris itu orang gila. Orang yang gak tau belajar agama dari mana dan ke siapa.

Mereka bukan islam. BUKAN.

Pengalaman Interview Sebagai Marketing dan Guru

Hi all...

As always, I'm coming back because I don't know what to do now.

Kali ini cuma mau sharing pengalaman aku selama menerima interview-interview dari beberapa perusahaan baik sekolah, tempat les, perusahaan swasta. Ok without any further do langsung aja ya.

Jadi setelah lulus dari kampus dan berbekal ilmu yang cukup untuk menerjang dunia kerja karena aku ga bisa langsung S2. wkwkwkwk. Akhirnya aku apply di beberapa perusahaan. Masih keitung sih berapa kali aku ikut interview. Aku jadikan point-point aja mungkin ya.

1. Interview menjadi Social Media Marketer
Oke this was my first interview. Pertama banget. Aku dipanggil mungkin karena aku punya pengalaman ngurus onlineshop pribadi dan memang aku cantumkan di CV. Sayangnya aku gak lolos di interview ini. Mungkin karena aku belum expert dalam posisi yang mereka inginkan. Memang sih, onlineshop aku juga belum terlalu sukses. Masih merintis sampai sekarang wkwkwkwk.

Back To Kota Kembang

Hi All!

Finally after a long time waiting to be placed in Bandung, today I'm in Bandung and it will go on. Yuhuuuuuu!!!! Because there's no other more comfortable place rather than Bandung. So, actually I've been in Bandung since last week. Pas udah sampe, langsung arranging schedule to buy seblak gahoel, etc and I finally made that happen! wkwkkwkwkw

Alhamdulillah.

After a long while waiting for this moment. Bisa kumpul-kumpul lagi sama amatir (teh Neti, Della and Icha). However, I made a mistake last week. So, I bought shoes in brown turns out the office rule prohibit me to use brown instead of black. Ya, mau gak mau gw beli baru lagi dah the black one with the similar design. After that, I have to buy blazer as well. But, my money berasa udah tipis. Nah, actually it still there but I decided to divide it into two so that I can save the another. Sayang aja sih rasanya harus beli blazer pake uang tabungan itu. Rasanya uang itu bener-bener jangan dipake deh. wkwkwkwk

I hope it will be fine if I buy the blazer next month. Hmm... apa lagi yah? Bingung mau cerita apa lagi wkwkwkwk.

Udah deh itu dulu ah

See you

Diam

Haii....

Pakabs friends? I hope you are doing fine.

Kali ini mau corat coret lagi blog. Sebenernya ga penting juga sih. Cuma yaaa pengen cerita aja wkwkwkkwk.

Lately, aku lagi seneng banget sama kebiasaan aku yg satu ini. Kebiasaan baru yang mana kayaknya belum pernah aku punya sebelumnya. Jadi, aku sekarang kalo udah gak suka sama sesuatu atau lelah atau tidak mau bereaksi terhadap sesuattu karena sudah lelah atau gak suka atau kecewa atau ga penting, aku lebih milih diam. Udah sih itu aja. Beneran deh, lebih baik diem. Sesuatu yang bikin kita kecewa, kita lelah kita sakit hati atau apapun itu tidak perlu kita reaksikan dengan kata-kata. Kata-kata kita ibarat terlalu berharga buat dikeluarkan sebagai reaksi dari itu semua. Makanya lebih baik diam daripada berkata.

Kadang kalo ngomong tapi sambil kesel juga ujung-ujungnya nyesel dan gak ngerti kenapa keluar kata-kata itu dari mulut kita. Yah...jadi lebih baik diam lah.

Udah si itu aja

wkwkwkwk

see you next time.

Memiliki Hati Selembut Hati Rosulullah

Hi guys,

How you've been to?

Udah lama ya gak corat-coret wkwkwk. Ini mumpung waktu lagi senggang aja walaupun banyak yang harus aku kerjain setelah ini (nyuci, bikin tugas, dll)

Kali ini aku cuma mau cerita aja sih... Berbagi cerita tepatnya.

Ada yang tau gak caranya biar kita punya hati selembut Rosulullah?

Di tahun 2018, tbh, my goal is to be a better person (I mean better in manner, worship, society, etc). Tapi yang jadi point yang paling penting adalah aku pengen punya hati yang lembut. Beberapa hari or maybe bulan yang lalu aku sempat posting tentang kebiasaan ya? Semuanya berawal dari kebiasaan. Kalau kita dibiasakan berbuat baik, dibiasakan begini, begitu bakalan impact juga ke kehidupan kita.

Well kali ini kebiasaan yang mau aku terapkan dalam hidup adalah kebiasaan baik. Kalau bisa minta, aku pengen punya hati selembut rosulullah. Mungkin kalian yg beragama islam sudah pernah mendengar cerita rosulullah sedang lewat di dekat orang yahudi kemudian orang yahudi itu meludahi baginda Rosul? Bukannya membalas dengan keburukan, namun Rosulullah malah membalas dengan kebaikan. Pada saat orang yahudi itu jatuh sakit, Rosulullah menjenguknya. Subhanallah.... Gak ngerti lagi, kalau aku mah ya diluhadin pasti marah dan bakal gak suka sama orang yang meludahi aku.

Semuanya dimulai dari kebiasaan.

Hai hai....
Long time no talk.

Hahahaha.... welcome back!

Anyways, kali ini gue mau bahas tentang kebiasaan. So, lately gue emang lagi pengen improve jadi pribadi yg lebih baik lagi dari sebelumnya. Emang dah, ini adalah the most difficult part karena kita harus merubah kebiasaan kita. Merubah kebiasaan adalah suatu hal yang tidak mudah.

So, sebelumnya gue lagi scrolling instagram dan nemu post dari kak @aelke mariska. Semuanya tentang kebiasaan. Lebih tepatnya semuanya bermula dari kebiasaan. Kebiasaan malas, kebiasaan kotor, kebiasaan rajin, kebiasaan ngelawan, kebiasaan nabung, kebiasaan boros, kebiasaan hemat, kebiasaan positive, kebiasaan negative sampe kebiasaan apa-apa selalu share di socmed. Yap, jadi mau kebiasaan yang mana yang akan kamu terapkan sekarang?

Merantau? Why Not?

A friend once told me "Merantau itu pada awalnya bakal bikin lo homesick terus tapi kalo udah terbiasa, lo pasti bisa ngejalaninnya" - Nurul Azhari.

Yep! And I already witness her words. Pada awalnya, merantau sendirian itu bikin lo sedih, dikit-dikit kangen rumah, dikit-dikit pengen pulang. Lama-kelamaan lo pasti bisa bertahan dalam kesendirian lo pada saat merantau.

Seperti gue, pada awal waktu gue merantau ke Bekasi untuk mencari sesuap nasi(?) wkwkwk gue ngerasa sedih banget karena jauh dari rumah, jauh dari teman-teman tapi setelah hampir 3 bulan, semuanya bisa gue jalanin dengan baik. Kita hanya butuh beradaptasi. Gue pernah baca status temen gue, tentang sebuah analogi. Coba kalian masuk ke kamar mandi yang bau pesing, diam selama 15 menit disitu, kalian ga bakal ngerasa bau lagi. Bahkan mungkin kalian bertanya "emangnya bau apaan?" yap! seperti itulah.

Cerita dan Bekasi (Part 1)

Assalamualaikum wr. wb.

Hi hi... welcome to my blog. Buat kamu yg baru baca, welcome!!! dan buat kamu yang udah lama baca how are you today? xD

Well, ga kerasa udah hampir 3 bulan gue berkelana di Kota Bekasi (tempat lahir kalo di KTP) wkwkkwkw. Jadi seperti yg udah gue bilang before, kalo gue lagi kerja di perusahaan tour dan travel. Sebenernya masih masa probation nih. Jadi masih mikir bakal lanjut kerja disini apa gimana well, well, let's see gimana ntar de ya. xD

Selama di Bekasi apa aja sih kegiatan gue?
Well, kegiatan gue selama disini dari pagi sampe sore gue kerja, pulang kerja gue nyuci baju sama nyari makan malam (kalo lagi pengen makan) wkwkwk abis itu tidur deh. Simple banget dari senin sampe jumat ya kegiatan gue gitu berulang-ulang hahaha. Kalo dibilang capek sih, yaaa....lumayan lah, capek cuy. Abis kerja dimana posisi gue tuh harus mikir buat bikin konten ig, bikin artikel dan gue juga harus terima telfon dan balesin WhatsApp lumayan lahh nguras pikiran juga lelah dan pulangnya kerjaan di kontrakan menanti, yaitu nyuci baju. Gue hampir tiap hari nyuci karena gue gak suka aja kalo numpuk-numpuk baju. Lagian walaupun tiap hari juga lebih ringan karena bajunya gak terlalu banyak buat dicuci. hahaha.

Nah, lalu apa aja yang gue kerjakan saat weekend? Well, Kalo sabtu sebenernya gue masih kerja, dari jam 9 sampe jam 2 an. Setelah itu, gue biasanya pulang ke rumah nenek gue di Cikarang. Disini gue naik KRL atau commuter line. murah banget. Dari Bekasi ke Cikarang cuma 3rebu doang. Awalnya sih gue kesel karena naik krl tuh suka penuh banget gile. Apalagi waktu tahun baru. Berdesak-desakan. BANGET. Literally mau muntah gue di dalem kereta.

Naik KRL ini merupakan my first time juga loh. Ternyata seru juga naik kereta. You won't meet traffic jam and it's cheaper than make angkutan umum. Pengen juga si kapan-kapan naik kereta ke Bandung but, mahal banget. Kalo dari Bekasi ke Bandung itu harganya 85rb. XD jadi disini gue lebih milih bus primajas*. Berharap banget someday ada krl ke Bandung. Jadi bisa murah gitu. Kan sekarang KRL cuma ada di Jabodetabek.

Oh iya, saran buat yg mau naik KRL, kalian kalo beli tiket itu THB aja (Tiket Harian Berjaminan) nah nanti sebutin di stasiun mana kalian harus turun. Dan, kalian harus turun di stasiun itu ya, ga boleh di stasiun lain karena nanti kalian akan kena sanksi. Mahal loh bayarnya wkwkwkwk. Kecuali kalau kalian pakai kartu Flazz or e-money kalian bisa turun dimana aja tanpa kena sanksi. Buat yg pake THB, Kalau kalian udah ga butuh lagi itu kartunya bisa ditukar dengan uang Rp. 10.000 di stasiun tujuan, tapi kalau kalian masih butuh simpen dulu aja. Masih berlaku kok sampe 7 hari kedepan. Gue malah gak gue tuker. Buat kenang-kenangan xD (orangnya seneng banget ngumpulin kenangan)

Nah, buat para wanita gue saranin pakai gerbong khusus wanita. biasanya di gerbong paling depan dan paling belakang. Lebih comfy aja gitu. Ga bakal nemu bapak-bapak atau abang-abang dah, tapi kita harus tetep hati-hati kali aja ada maling xD

Nih, gue tunjukin ya
Gerbong khusus wanita

Stasiun Cikarang

Stasiun Cikarang

Nah, gitu...
So that was my experience all these days. Ternyata ga seburuk yang gue pikirin ya hidup merantau tuh wkwkwk. Ya lumayan juga nambah-nambah pengalaman.

So,

Masa Kecil (2)

Hai,

Berhubung gue bingung mau ngapain. Sebenernya ada jadwal baca buku Oprah Winfrey "What I Know For Sure" tapi, gue lagi mager, mungkin beberapa menit kedepan gue bakal ngelanjutin baca buku.

Lanjutan dari Masa Kecil, kemarin sampe cuma pas gue udah pindah ke Kopo Permai ya?

Ok, lanjut deh kalo gitu.

Do you have a dream high?

Hai semuanya!

Btw, kemarin2 ada yang dm aku katanya sering baca tulisan-tulisan di blog aku. Rajin banget ya dia? wkwkwkwk berarti selama ini aku merasa bersyukur karena aku gak ngomong sendirian di blog, tapi aku juga berkomunikasi dengan kalian para pembaca secara tidak langsung. Mungkin ada juga beberapa diantara kalian yang mamaku alias malu malu kucing buat ngaku kalo kalian suka membaca post di blog aku hahahay atau emang kenyataannya cuma dia doang yang suka baca XD
Sebenernya, post aku kadang gak mengandung unsur penting banget sehingga kurang berfaedah sih kalo sering dibaca, tapi kalau kalian para penonton terhibur, aku seneng banget buat terus nulis. Lagipula, nulis-nulis kayak gini itu aku lakukan untuk merelaksasi pikiranku dari kemumetan yang aku alami setiap hari wkwkwkwk.

Ok, anyways, aku mau ngobrolin tentang suatu hal yang lagi-lagi ya random sih tapi better lah aku post disini daripada di instastory jadi spam gara-gara kepanjanggan xD

Pernah gak kalian punya mimpi yang tinggi banget?

btw judulnya dream high ya? bukan high dream? hahah biarin lah, soalnya gue langsung ngebayangin drakor dream high xD

Masa Kecil

Gatau...
Pengen aja nulis ini karena lagi nginget-nginget masa kecil.
So, when I was a kid, alhamdulillah hidup gue bahagia banget.
When I was a kid, orang tua gue sayaaaaang banget sama gue, karena gue anak pertama dan sebelum adik-adik gue lahir. Apa yang pengen gue beli pasti dibeliin kecuali sepatu roda jenis apapun karena dari dulu sampe kapan gue lupa setiap gue minta sepatu roda pasti dibilang "nanti aja kalo jalanannya udah di aspal" sampe tuh jalanan di aspal gue gak pernah dibeliin hahahaha.

Waktu masih usia 4-5 tahun gue sering banget main sama om gue dan tante gue karena waktu itu gue masih tinggal di rumah nenek. Gue suka main layangan, main kelereng karena dulu kalo main ga cuma sama temen perempuan tapi laki-laki. Dulu juga suka main masak-masakan, gue sama tetangga gue sering main ke lapangan pasir merah terus ngambil pasirnya deh terus abis itu dijadiin masakan.

Gue sering dibeliin martabak oleh ayah gue. Gue juga suka dikasih barbie oleh uwa (kakaknya ibu) gue karena beliau kerja di pabrik barbie dulu. Gue punya banyak boneka, punya banyak mainan, sampai pada akhirnya ayah gue ngebuang boneka-boneka gue. Kata beliau ga boleh punya boneka karena boneka itu suka dirasuki setan. Dari situ gue takut dan gue pasrah aja boneka gue dibuang.

It's Okay

It's not easy to smile
when your heart wanna cry

I feel like I wear a mask
To hide that I'm weak

But better I do that thing
Than seeing people pitying

It's okay to cry
Because life is not all about smile

Welcoming 2018

Hi~ Good morning my loyal reader #KRIK

Anyway, Happy new year! Ga nyangka ternyata udah tahun 2018 aja. Ngerasa gak sih tahun 2017 kayaknya tuh pendek banget? wkwkwkwkwk

Hahaha... mungkin gue telat ya nulis kayak gini di hari ke-2 bulan Januari. But, better late than never kan?

2017 telah mengajarkanku banyak hal, 2017 juga telah memberiku kenangan-kenangan manis dari pada tahun-tahun sebelumnya.

Sekarang 2018 gue lagi di Bekasi, bukan Bandung.

Yep. Setelah lulus kuliah sekarang gw kerja di salah satu perusahaan travel dan umroh. Baru satu bulan sih wkwkwkwk

Perasaan pindah dari Bandung ke Bekasi itu....tbh, gue ngerasain culture shock wkwkwkwk.
Biasanya kan kalo di society Bandung orangnya tuh kalo ngomong pelan-pelan, ga lupa ngomong punten, mangga dsb.

Beda banget sama Bekasi xD kadang gw ngedenger orang sini kalo ngomong keras banget, kayak ngajak berantem tapi kadang gak semua nada yang kayak gitu ngajak berantem beneran sih wkwkwk ya jadi itu memang just the way they speak. Walaupun cara ngomongnya keras, tapi orangnya baik. Mungkin emang begini kali ya wkwkwkwk but I shocked at first.

Btw, gue semalem kebangun jam 3. Bingung kenapa bisa bangun jam segitu, mungkin karena gue lagi kurang enak badan kali ya. Biasanya gue bangun jam 3 kalo gue tidur jam 9 padahal last night gw tidur jam 11 kali xD

Bingung ugha mau ngapain, sholat ga bisa krn lagi ada halangan. Hari ini harus kerja jam setengah 9. Huuuuffftfttt yaaa begitulah hidup. Apalagi w skrg hidup sendiri di Bekasi hahaha kalo sakit yaudah mau gak mau ngurusin semuanya sendiri xD

Sebenernya w udah semangat banget pagi-pagi mau masak. Soalnya w abis bangun jam 3 tuh gak tidur lagi. Ehhh w masak nasi kan, terus nasinya malah lembek banget. BT gak sih lu? gw bete banget pengen mewek hahaha #lebay

Tapi yaudahlah.....
Akhirnya w ga masak. dan mungkin nasinya w kasi ke orang yang butuuh nasi soalny w gak bsa makan nasi lembek, bawaannya pengen muntah xD

Hmm... malah jadi curhat ya?
Jadi, apa resolusi mu di tahun 2018?

Semoga terealisasi ya. 
 
Hirena's Journey Blog Design by Ipietoon